Tampilkan postingan dengan label ebook motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ebook motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Januari 2016

Download Pudarnya Pesona Cleopatra

Download Pudarnya Pesona Cleopatra

Cerita ini menjelaskan kalau ternyata apa yang dilihat kita baik belum tentu baik untuk kita. Karena itu syukuri saja apa yang ada sebelum anda kehilangan semuanya.



Dengan panjang lebar ibu menjelaskan, sebenarnya sejak ada dalan kandungan aku telah dijodohkan dengan Raihana yang tak pernah
kukenal.” Ibunya Raihana adalah teman karib ibu waktu nyantri di pesantren Mangkuyudan Solo dulu” kata ibu.

“Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu” , ucap beliau dengan nada mengiba.

Dalam pergulatan jiwa yang sulit berhari-hari, akhirnya aku pasrah. Aku menuruti keinginan ibu. Aku tak mau mengecewakan ibu. Aku ingin menjadi mentari pagi dihatinya, meskipun untuk itu aku harus mengorbankan diriku.

Dengan hati pahit kuserahkan semuanya bulat-bulat pada ibu. Meskipun sesungguhnya dalam hatiku timbul kecemasan-kecemasan yang datang begitu saja dan tidak tahu alasannya. Yang jelas aku sudah punya kriteria dan impian tersendiri untuk calon istriku. Aku tidak bisa berbuat apa-apa berhadapan dengan air mata ibu yang amat kucintai. Saat khitbah (lamaran) sekilas kutatap wajah Raihana, benar kata Aida adikku, ia memang baby face dan anggun.

Namun garis-garis kecantikan yang kuinginkan tak kutemukan sama sekali.

Adikku, tante Lia mengakui Raihana cantik, “cantiknya alami, bisa jadi bintang iklan Lux lho, asli ! kata tante Lia. Tapi penilaianku lain, mungkin karena aku begitu hanyut dengan gadis-gadis Mesir titisan Cleopatra, yang tinggi semampai, wajahnya putih jelita, dengan hidung melengkung indah, mata bulat bening khas arab, dan bibir yang merah. Di hari-hari menjelang pernikahanku, aku berusaha menumbuhkan bibit-bibit cintaku untuk calon istriku, tetapi usahaku selalu sia-sia.




Aku ingin memberontak pada ibuku, tetapi wajah teduhnya meluluhkanku. Hari pernikahan datang. Duduk dipelaminan bagai mayat hidup, hati hampa tanpa cinta, Pestapun meriah dengan emapt group rebana. Lantunan shalawat Nabipun terasa menusuk-nusuk hati. Kulihat Raihana tersenyum manis, tetapi hatiku terasa teriris-iris dan jiwaku meronta. Satu-satunya harapanku adalah mendapat berkah dari Allah SWT atas baktiku pada ibuku yang kucintai. Rabbighfir li wa liwalidayya!

Layaknya pengantin baru, kupaksakan untuk mesra tapi bukan cinta, hanya sekedar karena aku seorang manusia yang terbiasa membaca ayat-ayatNya.

Raihana tersenyum mengembang, hatiku menangisi kebohonganku dan kepura-puraanku. Tepat dua bulan Raihana kubawa ke kontrakan dipinggir kota Malang.

Mulailah kehidupan hampa. Aku tak menemukan adanya gairah. Betapa susah hidup berkeluarga tanpa cinta. Makan, minum, tidur, dan shalat bersama dengan makhluk yang bernama Raihana, istriku, tapi Masya Allah bibit cintaku belum juga tumbuh. Suaranya yang lembut terasa hambar, wajahnya yang teduh tetap terasa asing. Memasuki bulan keempat, rasa muak hidup bersama Raihana mulai kurasakan, rasa ini muncul begitu saja. Aku mencoba membuang jauh-jauh rasa tidak baik ini, apalagi pada istri sendiri yang seharusnya kusayang dan kucintai. Sikapku pada Raihana mulai lain. Aku lebih banyak diam, acuh tak acuh, agak sinis, dan tidur pun lebih banyak di ruang tamu atau ruang kerja.

Aku merasa hidupku ada lah sia-sia, belajar di luar negeri sia-sia, pernikahanku sia-sia, keberadaanku sia-sia.

Tidak hanya aku yang tersiksa, Raihanapun merasakan hal yang sama, karena ia orang yang berpendidikan, maka diapun tanya, tetapi kujawab ” tidak apa-apa koq mbak, mungkin aku belum dewasa, mungkin masih harus belajar berumah tangga” Ada kekagetan yang kutangkap diwajah Raihana ketika kupanggil ‘mbak’, ” kenapa mas memanggilku mbak, aku kan istrimu, apa mas sudah tidak mencintaiku” tanyanya dengan guratan wajah yang sedih. “wallahu a’lam” jawabku sekenanya. Dengan mata berkaca-kaca Raihana diam menunduk, tak lama kemudian dia terisak-isak sambil memeluk kakiku, “Kalau mas tidak mencintaiku, tidak menerimaku sebagai istri kenapa mas ucapkan akad nikah?

Kalau dalam tingkahku melayani mas masih ada yang kurang berkenan, kenapa mas tidak bilang dan menegurnya, kenapa mas diam saja, aku harus bersikap bagaimana untuk membahagiakan mas, kumohon bukalah sedikit hatimu untuk menjadi ruang bagi pengabdianku, bagi menyempurnakan ibadahku didunia ini”. Raihana mengiba penuh pasrah. Aku menangis menitikan air mata buka karena Raihana tetapi karena kepatunganku. Hari terus berjalan, tetapi komunikasi kami tidak berjalan. Kami hidup seperti orang asing tetapi Raihana tetap melayaniku menyiapkan segalanya untukku.

Suatu sore aku pulang mengajar dan kehujanan, sampai dirumah habis maghrib, bibirku pucat, perutku belum kemasukkan apa-apa kecuali segelas kopi buatan Raihana tadi pagi, Memang aku berangkat pagi karena ada janji dengan teman. Raihana memandangiku dengan khawatir. “Mas tidak apa-apa” tanyanya dengan perasaan kuatir. “Mas mandi dengan air panas saja, aku sedang menggodoknya, lima menit lagi mendidih” lanjutnya. Aku melepas semua pakaian yang basah. “Mas airnya sudah siap” kata Raihana. Aku tak bicara sepatah katapun, aku langsung ke kamar mandi, aku lupa membawa handuk, tetapi Raihana telah berdiri didepan pintu membawa handuk. “Mas aku buatkan wedang jahe” Aku diam saja. Aku merasa mulas dan mual dalam perutku tak bisa kutahan.

Dengan cepat aku berlari ke kamar mandi dan Raihana mengejarku dan memijit-mijit pundak dan tengkukku seperti yang dilakukan ibu. ” Mas masuk angin. Biasanya kalau masuk angin diobati pakai apa, pakai balsam, minyak putih, atau jamu?” Tanya Raihana sambil menuntunku ke kamar. “Mas jangan diam saja dong, aku kan tidak tahu apa yang harus kulakukan untuk membantu Mas”. ” Biasanya dikerokin” jawabku lirih. ” Kalau begitu kaos mas dilepas ya, biar Hana kerokin” sahut Raihana sambil tangannya melepas kaosku. Aku seperti anak kecil yang dimanja ibunya. Raihana dengan sabar mengerokin punggungku dengan sentuhan tangannya yang halus. Setelah selesai dikerokin, Raihana membawakanku semangkok bubur kacang hijau. Setelah itu aku merebahkan diri di tempat tidur. Kulihat Raihana duduk di kursi tak jauh dari tempat tidur sambil menghafal Al Quran dengan khusyu. Aku kembali sedih dan ingin menangis, Raihana manis tapi tak semanis gadis-gadis mesir titisan Cleopatra.

Dalam tidur aku bermimpi bertemu dengan Cleopatra, ia mengundangku untuk makan malam di istananya.” Aku punya keponakan namanya Mona Zaki, nanti akan aku perkenalkan denganmu” kata Ratu Cleopatra. ” Dia memintaku untuk mencarikannya seorang pangeran, aku melihatmu cocok dan berniat memperkenalkannya denganmu”. Aku mempersiapkan segalanya. Tepat puku 07.00 aku datang ke istana, kulihat Mona Zaki dengan pakaian pengantinnya, cantik sekali. Sang ratu mempersilakan aku duduk di kursi yang berhias berlian.

Aku melangkah maju, belum sempat duduk, tiba-tiba ” Mas, bangun, sudah jam setengah empat, mas belum sholat Isya” kata Raihana membangunkanku. Aku terbangun dengan perasaan kecewa. ” Maafkan aku Mas, membuat Mas kurang suka, tetapi Mas belum sholat Isya” lirih Hana sambil melepas mukenanya, mungkin dia baru selesai sholat malam. Meskipun cuman mimpi tapi itu indah sekali, tapi sayang terputus. Aku jadi semakin tidak suka sama dia, dialah pemutus harapanku dan mimpi-mimpiku. Tapi apakah dia bersalah, bukankah dia berbuat baik membangunkanku untuk sholat Isya.

Selanjutnya aku merasa sulit hidup bersama Raihana, aku tidak tahu dari mana sulitnya. Rasa tidak suka semakin menjadi-jadi. Aku benar-benar terpenjara dalam suasana konyol. Aku belum bisa menyukai Raihana. Aku sendiri belum pernah jatuh cinta, entah kenapa bisa dijajah pesona gadis-gadis titisan Cleopatra.

” Mas, nanti sore ada acara qiqah di rumah Yu Imah. Semua keluarga akan datang termasuk ibundamu. Kita diundang juga. Yuk, kita datang bareng, tidak enak kalau kita yang dieluk-elukan keluarga tidak datang” Suara lembut Raihana menyadarkan pengembaraanku pada Jaman Ibnu Hazm. Pelan-pelan ia letakkan nampan yang berisi onde-onde kesukaanku dan segelas wedang jahe.

Tangannya yang halus agak gemetar. Aku dingin-dingin saja. ” Maaf..maaf jika mengganggu Mas, maafkan Hana,” lirihnya, lalu perlahan-lahan beranjak meninggalkan aku di ruang kerja. ” Mbak! Eh maaf, maksudku D..Din..Dinda Hana!, panggilku dengan suara parau tercekak dalam tenggorokan. ” Ya Mas!”

sahut Hana langsung menghentikan langkahnya dan pelan-pelan menghadapkan dirinya padaku. Ia berusaha untuk tersenyum, agaknya ia bahagia dipanggil “dinda”. ” Matanya sedikit berbinar. “Te..terima kasih Di..dinda, kita berangkat bareng kesana, habis sholat dhuhur, insya Allah,” ucapku sambil menatap wajah Hana dengan senyum yang kupaksakan.

Raihana menatapku dengan wajah sangat cerah, ada secercah senyum bersinar dibibirnya. ” Terima kasih Mas, Ibu kita pasti senang, mau pakai baju yang mana Mas, biar dinda siapkan? Atau biar dinda saja yang memilihkan ya?”.

Hana begitu bahagia.

Perempuan berjilbab ini memang luar biasa, Ia tetap sabar mencurahkan bakti meskipun aku dingin dan acuh tak acuh padanya selama ini. Aku belum pernah melihatnya memasang wajah masam atau tidak suka padaku. Kalau wajah sedihnya ya. Tapi wajah tidak sukanya belum pernah. Bah, lelaki macam apa aku ini, kutukku pada diriku sendiri. Aku memaki-maki diriku sendiri atas sikap dinginku selama ini., Tapi, setetes embun cinta yang kuharapkan membasahi hatiku tak juga turun. Kecantikan aura titisan Cleopatra itu? Bagaimana aku mengusirnya. Aku merasa menjadi orang yang paling membenci diriku sendiri di dunia ini.

Acara pengajian dan qiqah putra ketiga Fatimah kakak sulung Raihana membawa sejarah baru lembaran pernikahan kami. Benar dugaan Raihana, kami dielu-elukan keluarga, disambut hangat, penuh cinta, dan penuh bangga. ”

Selamat datang pengantin baru! Selamat datang pasangan yang paling ideal dalam keluarga! Sambut Yu Imah disambut tepuk tangan bahagia mertua dan bundaku serta kerabat yang lain. Wajah Raihana cerah. Matanya berbinar-binar bahagia. Lain dengan aku, dalam hatiku menangis disebut pasangan ideal.

Apanya yang ideal. Apa karena aku lulusan Mesir dan Raihana lulusan terbaik dikampusnya dan hafal Al Quran lantas disebut ideal? Ideal bagiku adalah seperti Ibnu Hazm dan istrinya, saling memiliki rasa cinta yang sampai pada pengorbanan satu sama lain. Rasa cinta yang tidak lagi memungkinkan adanya pengkhianatan. Rasa cinta yang dari detik ke detik meneteskan rasa bahagia.

Tapi diriku? Aku belum bisa memiliki cinta seperti yang dimiliki Raihana.

Sambutan sanak saudara pada kami benar-benar hangat. Aku dibuat kaget oleh sikap Raihana yang begitu kuat menjaga kewibawaanku di mata keluarga. Pada ibuku dan semuanya tidak pernah diceritakan, kecuali menyanjung kebaikanku sebagai seorang suami yang dicintainya. Bahkan ia mengaku bangga dan bahagia menjadi istriku. Aku sendiri dibuat pusing dengan sikapku. Lebih pusing lagi sikap ibuku dan mertuaku yang menyindir tentang keturunan. ” Sudah satu tahun putra sulungku menikah, koq belum ada tanda-tandanya ya, padahal aku ingin sekali menimang cucu” kata ibuku. ” Insya Allah tak lama lagi, ibu akan menimang cucu, doakanlah kami. Bukankah begitu, Mas?” sahut Raihana sambil menyikut lenganku, aku tergagap dan mengangguk sekenanya.

Setelah peristiwa itu, aku mencoba bersikap bersahabat dengan Raihana. Aku berpura-pura kembali mesra dengannya, sebagai suami betulan. Jujur, aku hanya pura-pura. Sebab bukan atas dasar cinta, dan bukan kehendakku sendiri aku melakukannya, ini semua demi ibuku. Allah Maha Kuasa. Kepura-puraanku memuliakan Raihana sebagai seorang istri. Raihana hamil. Ia semakin manis.

Keluarga bersuka cita semua. Namun hatiku menangis karena cinta tak kunjung tiba. Tuhan kasihanilah hamba, datangkanlah cinta itu segera. Sejak itu aku semakin sedih sehingga Raihana yang sedang hamil tidak kuperhatikan lagi. Setiap saat nuraniku bertanya” Mana tanggung jawabmu!” Aku hanya diam dan mendesah sedih. ” Entahlah, betapa sulit aku menemukan cinta” gumamku.

Dan akhirnya datanglah hari itu, usia kehamilan Raihana memasuki bulan ke enam. Raihana minta ijin untuk tinggal bersama orang tuanya dengan alasan kesehatan. Kukabulkan permintaanya dan kuantarkan dia kerumahnya. Karena rumah mertua jauh dari kampus tempat aku mengajar, mertuaku tak menaruh curiga ketika aku harus tetap tinggal dikontrakan. Ketika aku pamitan, Raihana berpesan, ” Mas untuk menambah biaya kelahiran anak kita, tolong nanti cairkan tabunganku yang ada di ATM. Aku taruh dibawah bantal, no.pinnya sama dengan tanggal pernikahan kita”.

Setelah Raihana tinggal bersama ibunya, aku sedikit lega. Setiap hari Aku tidak bertemu dengan orang yang membuatku tidak nyaman. Entah apa sebabnya bisa demikian. Hanya saja aku sedikit repot, harus menyiapkan segalanya.

Tapi toh bukan masalah bagiku, karena aku sudah terbiasa saat kuliah di Mesir.

Waktu terus berjalan, dan aku merasa enjoy tanpa Raihana. Suatu saat aku pulang kehujanan. Sampai rumah hari sudah petang, aku merasa tubuhku benar-benar lemas. Aku muntah-muntah, menggigil, kepala pusing dan perut mual. Saat itu terlintas dihati andaikan ada Raihana, dia pasti telah menyiapkan air panas, bubur kacang hijau, membantu mengobati masuk angin dengan mengeroki punggungku, lalu menyuruhku istirahat dan menutupi tubuhku dengan selimut. Malam itu aku benar-benar tersiksa dan menderita. Aku terbangun jam enam pagi. Badan sudah segar. Tapi ada penyesalan dalam hati, aku belum sholat Isya dan terlambat sholat subuh. Baru sedikit terasa, andaikan ada Raihana tentu aku ngak meninggalkan sholat Isya, dan tidak terlambat sholat subuh.

Lintasan Raihana hilang seiring keberangkatan mengajar di kampus. Apalagi aku mendapat tugas dari universitas untuk mengikuti pelatihan mutu dosen mata kuliah bahasa arab. Diantaranya tutornya adalah professor bahasa arab dari Mesir. Aku jadi banyak berbincang dengan beliau tentang mesir. Dalam pelatihan aku juga berkenalan dengan Pak Qalyubi, seorang dosen bahasa arab dari Medan. Dia menempuh S1-nya di Mesir. Dia menceritakan satu pengalaman hidup yang menurutnya pahit dan terlanjur dijalani. “Apakah kamu sudah menikah?” kata Pak Qalyubi. “Alhamdulillah, sudah” jawabku. ” Dengan orang mana?. ” Orang Jawa”. ” Pasti orang yang baik ya. Iya kan? Biasanya pulang dari Mesir banyak saudara yang menawarkan untuk menikah dengan perempuan shalehah. Paling tidak santriwati, lulusan pesantren. Istrimu dari pesantren?”. “Pernah, alhamdulillah dia sarjana dan hafal Al Quran”. ” Kau sangat beruntung, tidak sepertiku”. ” Kenapa dengan Bapak?” ” Aku melakukan langkah yang salah, seandainya aku tidak menikah dengan orang Mesir itu, tentu batinku tidak merana seperti sekarang”. ” Bagaimana itu bisa terjadi?”. ”

Kamu tentu tahu kan gadis Mesir itu cantik-cantik, dank arena terpesona dengan kecantikanya saya menderita seperti ini. Ceritanya begini, Saya seorang anak tunggal dari seorang yang kaya, saya berangkat ke Mesir dengan biaya orang tua. Disana saya bersama kakak kelas namanya Fadhil, orang Medan juga. Seiring dengan berjalannya waktu, tahun pertama saya lulus dengan predkat jayyid, predikat yang cukup sulit bagi pelajar dari Indonesia.

Demikian juga dengan tahun kedua. Karena prestasi saya, tuan rumah tempat saya tinggal menyukai saya. Saya dikenalkan dengan anak gadisnya yang bernama Yasmin. Dia tidak pakai jilbab. Pada pandangan pertama saya jatuh cinta, saya belum pernah melihat gadis secantuk itu. Saya bersumpah tidak akan menikaha dengan siapapun kecuali dia. Ternyata perasaan saya tidak bertepuk sebelah tangan. Kisah cinta saya didengar oleh Fadhil. Fadhil membuat garis tegas, akhiri hubungan dengan anak tuan rumah itu atau sekalian lanjutkan dengan menikahinya. Saya memilih yang kedua.

Ketika saya menikahi Yasmin, banyak teman-teman yang memberi masukan begini, sama-sama menikah dengan gadis Mesir, kenapa tidak mencari mahasiswi Al Azhar yang hafal Al Quran, salehah, dan berjilbab. Itu lebih selamat dari pada dengan YAsmin yang awam pengetahuan agamanya. Tetpai saya tetap teguh untuk menikahinya. Dengan biaya yang tinggi saya berhasil menikahi YAsmin.

Yasmin menuntut diberi sesuatu yang lebih dari gadis Mesir.

Perabot rumah yang mewah, menginap di hotel berbintang. Begitu selesai S1 saya kembali ke Medan, saya minta agar asset yang di Mesir dijual untuk modal di Indonesia. KAmi langsung membeli rumah yang cukup mewah di kota Medan. Tahun-tahun pertama hidup kami berjalan baik, setiap tahunnya Yasmin mengajak ke Mesir menengok orang tuanya. Aku masih bisa memenuhi semua yang diinginkan YAsmin. Hidup terus berjalan, biaya hidup semakin nambah, anak kami yang ketiga lahir, tetapi pemasukan tidak bertambah. Saya minta YAsmin untuk berhemat. Tidak setiap tahun tetapi tiga tahun sekali YAsmin tidak bisa.

Aku mati-matian berbisnis, demi keinginan Yasmin dan anak-anak terpenuhi.

Sawah terakhir milik Ayah saya jual untuk modal. Dalam diri saya mulai muncul penyesalan. Setiap kali saya melihat teman-teman alumni Mesir yang hidup dengan tenang dan damai dengan istrinya. Bisa mengamalkan ilmu dan bisa berdakwah dengan baik. Dicintai masyarakat. Saya tidak mendapatkan apa yang mereka dapatkan. Jika saya pengin rending, saya harus ke warung. YAsmin tidak mau tahu dengan masakan Indonesia.

Kau tahu sendiri, gadis Mesir biasanya memanggil suaminya dengan namanya.

Jika ada sedikit letupan, maka rumah seperti neraka. Puncak penderitaan saya dimulai setahun yang lalu. Usaha saya bangkrut, saya minta Yasmin untuk menjual perhiasannya, tetapi dia tidak mau. Dia malah membandingkan dirinya yang hidup serba kurang dengan sepupunya. Sepupunya mendapat suami orang Mesir.

Saya menyesal meletakkan kecantikan diatas segalanya. Saya telah diperbudak dengan kecantikannya. Mengetahui keadaan saya yang terjepit, ayah dan ibu mengalah. Mereka menjual rumah dan tanah, yang akhirnya mereka tinggal di ruko yang kecil dan sempit. Batin saya menangis. Mereka berharap modal itu cukup untuk merintis bisnis saya yang bangkrut. Bisnis saya mulai bangkit, Yasmin mulai berulah, dia mengajak ke Mesir. Waktu di Mesir itulah puncak tragedy yang menyakitkan. ” Aku menyesal menikah dengan orang Indonesia, aku minta kau ceraikan aku, aku tidak bisa bahagia kecuali dengan lelaki Mesir”.

Kata Yasmin yang bagaikan geledek menyambar. Lalu tanpa dosa dia bercerita bahwa tadi di KBRI dia bertemu dengan temannya. Teman lamanya itu sudah jadi bisnisman, dan istrinya sudah meninggal.

Yasmin diajak makan siang, dan dilanjutkan dengan perselingkuhan. Aku pukul dia karena tak bisa menahan diri. Atas tindakan itu saya dilaporkan ke polisi. Yang menyakitkan adalah tak satupun keluarganya yang membelaku.

Rupanya selama ini Yasmin sering mengirim surat yang berisi berita bohong.

Sejak saat itu saya mengalami depresi. Dua bulan yang lalu saya mendapat surat cerai dari Mesir sekaligus mendapat salinan surat nikah Yasmin dengan temannya. Hati saya sangat sakit, ketika si sulung menggigau meminta ibunya pulang”.

Mendengar cerita Pak Qulyubi membuatku terisak-isak. Perjalanan hidupnya menyadarkanku. Aku teringat Raihana. Perlahan wajahnya terbayang dimataku, tak terasa sudah dua bualn aku berpisah dengannya. Tiba-tiba ada kerinduan yang menyelinap dihati. Dia istri yang sangat shalehah. Tidak pernah meminta apapun. Bahkan yang keluar adalah pengabdian dan pengorbanan. Hanya karena kemurahan Allah aku mendapatkan istri seperti dia. Meskipun hatiku belum terbuka lebar, tetapi wajah Raihana telah menyala didindingnya. Apa yang sedang dilakukan Raihana sekarang? Bagaimana kandungannya? Sudah delapan bulan. Sebentar lagi melahirkan. Aku jadi teringat pesannya. Dia ingin agar aku mencairkan tabungannya.

Pulang dari pelatihan, aku menyempatkan ke took baju muslim, aku ingin membelikannya untuk Raihana, juga daster, dan pakaian bayi. Aku ingin memberikan kejutan, agar dia tersenyum menyambut kedatanganku. Aku tidak langsung ke rumah mertua, tetapi ke kontrakan untuk mengambil uang tabungan, yang disimpan dibawah bantal. Dibawah kasur itu kutemukan kertas Merah jambu. Hatiku berdesir, darahku terkesiap. Surat cinta siapa ini, rasanya aku belum pernah membuat surat cinta untuk istriku. Jangan-jangan ini surat cinta istriku dengan lelaki lain. Gila! Jangan-jangan istriku serong. Dengan rasa takut kubaca surat itu satu persatu. Dan Rabbi�?�ternyata surat-surat itu adalah ungkapan hati Raihana yang selama ini aku zhalimi. Ia menulis, betapa ia mati-matian mencintaiku, meredam rindunya akan belaianku. Ia menguatkan diri untuk menahan nestapa dan derita yang luar biasa. Hanya Allah lah tempat ia meratap melabuhkan dukanya. Dan ya .. Allah, ia tetap setia memanjatkan doa untuk kebaikan suaminya.

Dan betapa dia ingin hadirnya cinta sejati dariku.

“Rabbi dengan penuh kesyukuran, hamba bersimpuh dihadapan-Mu. Lakal hamdu ya Rabb. Telah muliakan hamba dengan Al Quran. Kalaulah bukan karena karunia-Mu yang agung ini, niscaya hamba sudah terperosok kedalam jurang kenistaan. Ya Rabbi, curahkan tambahan kesabaran dalam diri hamba” tulis Raihana.

Dalam akhir tulisannya Raihana berdoa” Ya Allah inilah hamba-Mu yang kerdil penuh noda dan dosa kembali datang mengetuk pintumu, melabuhkan derita jiwa ini kehadirat-Mu. Ya Allah sudah tujuh bulan ini hamba-Mu ini hamil penuh derita dan kepayahan. Namun kenapa begitu tega suami hamba tak mempedulikanku dan menelantarkanku. Masih kurang apa rasa cinta hamba padanya. Masih kurang apa kesetiaanku padanya. Masih kurang apa baktiku padanya? Ya Allah, jika memang masih ada yang kurang, ilhamkanlah pada hamba-Mu ini cara berakhlak yang lebih mulia lagi pada suamiku.

Ya Allah, dengan rahmatMu hamba mohon jangan murkai dia karena kelalaiannya.

Cukup hamba saja yang menderita. Maafkanlah dia, dengan penuh cinta hamba masih tetap menyayanginya. Ya Allah berilah hamba kekuatan untuk tetap berbakti dan memuliakannya. Ya Allah, Engkau maha Tahu bahwa hamba sangat mencintainya karena-Mu. Sampaikanlah rasa cinta ini kepadanya dengan cara-Mu. Tegurlah dia dengan teguran-Mu. Ya Allah dengarkanlah doa hamba-Mu ini. Tiada Tuhan yang layak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau”.

Tak terasa air mataku mengalir, dadaku terasa sesak oleh rasa haru yang luar biasa. Tangisku meledak. Dalam tangisku semua kebaikan Raihana terbayang. Wajahnya yang baby face dan teduh, pengorbanan dan pengabdiannya yang tiada putusnya, suaranya yang lembut, tanganya yang halus bersimpuh memeluk kakiku, semuanya terbayang mengalirkan perasaan haru dan cinta. Dalam keharuan terasa ada angina sejuk yang turun dari langit dan merasuk dalam jiwaku. Seketika itu pesona Cleopatra telah memudar berganti cinta Raihana yang datang di hati. Rasa sayang dan cinta pada Raihan tiba-tiba begitu kuat mengakar dalam hatiku. Cahaya Raihana terus berkilat-kilat dimata. Aku tiba-tiba begitu merindukannya. Segera kukejar waktu untuk membagi Cintaku dengan Raihana.

Kukebut kendaraanku. Kupacu kencang seiring dengan air mataku yang menetes sepanjang jalan. Begitu sampai di halaman rumah mertua, nyaris tangisku meledak. Kutahan dengan nafas panjang dan kuusap air mataku. Melihat kedatanganku, ibu mertuaku memelukku dan menangis tersedu- sedu. Aku jadi heran dan ikut menangis. ” Mana Raihana Bu?”. Ibu mertua hanya menangis dan menangis. Aku terus bertanya apa sebenarnya yang telah terjadi.

” Raihanaï…istrimu. .istrimu dan anakmu yang dikandungnya” . ” Ada apa dengan dia”. ” Dia telah tiada”. ” Ibu berkata apa!”. ” Istrimu telah meninggal seminggu yang lalu. Dia terjatuh di kamar mandi. Kami membawanya ke rumah sakit. Dia dan bayinya tidak selamat. Sebelum meninggal, dia berpesan untuk memintakan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafannya selama menyertaimu.

Dia meminta maaf karena tidak bisa membuatmu bahagia. Dia meminta maaf telah dengan tidak sengaja membuatmu menderita. Dia minta kau meridhionya” .

Hatiku bergetar hebat. ” kenapa ibu tidak memberi kabar padaku?”. ”

Ketika Raihana dibawa ke rumah sakit, aku telah mengutus seseorang untuk menjemputmu di rumah kontrakan, tapi kamu tidak ada. Dihubungi ke kampus katanya kamu sedang mengikuti pelatihan. Kami tidak ingin mengganggumu. Apalagi Raihana berpesan agar kami tidak mengganggu ketenanganmu selama pelatihan. Dan ketika Raihana meninggal kami sangat sedih, Jadi Maafkanlah kami”.

Aku menangis tersedu-sedu. Hatiku pilu. Jiwaku remuk. Ketika aku merasakan cinta Raihana, dia telah tiada. Ketika aku ingin menebus dosaku, dia telah meninggalkanku. Ketika aku ingin memuliakannya dia telah tiada. Dia telah meninggalkan aku tanpa memberi kesempatan padaku untuk sekedar minta maaf dan tersenyum padanya. Tuhan telah menghukumku dengan penyesalan dan perasaan bersalah tiada terkira.

Ibu mertua mengajakku ke sebuah gundukan tanah yang masih baru dikuburan pinggir desa. Diatas gundukan itu ada dua buah batu nisan. Nama dan hari wafat Raihana tertulis disana. Aku tak kuat menahan rasa cinta, haru, rindu dan penyesalan yang luar biasa. Aku ingin Raihana hidup kembali. Dunia tiba-tiba gelap semua ……..




Novel Islami

Habiburrahman El Shirazy


Rabu, 03 Oktober 2012

Chairul Tanjung si Anak Singkong

Buku Chairul Tanjung si Anak Singkong

Saat ini buku Chairul Tanjung si anak singkong telah menjadi incaran yang banyak dicari oleh pengguna internet. termasuk saya.  :)

Mengapa buku ini begitu menarik? karena buku ini menceritakan kisah ukses si pengusaha. Sehingga pengusaha sangat ingin sekali mengetahui rahasia hebat yang tersimpan didalamnya.

Jujur saja saya sendiri masih mencari buku ini. Tapi masih belum ketemu. bila anda mempunyai maka dengan senang hati bila anda ingin berbagi dengan saya. :)

Dila anda memiliki banyak koleksi ebook yang ingin anda bagikan, atau koleksi ebook anda lama tidak dipakai silakan informasikan ke saya.Caranya bisa berkomentar di facebook. supaya lebih yakin lagi anda bisa add facebook saya, kemudian kirimkan pesan. Dengan senang hari saya akan menerima ebook anda.

Jumat, 30 Maret 2012

Maaf Dilarang Merokok

Maaf Dilarang MerokokUntuk anda yang masih ragu apakah anda akan merokok atau tidak, saya rasa wajib membaca buku ini. Meski pun saat ini anda sudah menjadi perokok saya juga menganjurkan anda membaca apa yang ada di ebook ini.

Saat kita masih sekolah kita telah terbiasa dengan peraturan sekolah agar tidak merokok. Saat sekolah selesai kita tentunya masih bingung apakah kita akan menjadi perokok dengan mengikuti jejak teman-teman kita yang merokok atau kita akan berpegang teguh untuk tidak merokok.Meskipun kita semua tahu merokok itu merugikan kesehatan. baca disini kandungan racun yang terkandung didalam rokok.

Ini adalah sebuah pilihan hidup yang menjadi tanggung jawab kita. Kita harus punya alasan kuat atas pilihan hidup kita apakah kita akan merokok atau tidak.

Untuk mengetahui jawabannyta lebih baiknya anda membaca ebook ini. silakan di download

Download ebook tentang larangan merokok.

Sabtu, 04 Februari 2012

Kekuatan Kata Tidak

bidadari-bidadari surgaEbook Motivasi Kekuatan Kata Tidak

Kata tidak ternyata memiliki kekuatan besar yang dapat mempengaruhi gaya hidup kita.

"Kata tidak yang diutarakan dari keyakinan terdalam adalah lebih baik dan lebih hebat daripada "YA" yang diutarakan hanya untuk menyenangkan, atau lebih buruk lagi,untuk menghindari masalah" (Mahatma Gandhi)

Tidak. Kata terhebat dan paling diperlukan dalam bahasa pada masa sekarang ini kemungkinan juga adalah palin destruktif dan, untuk banyak orang, tersulit untuk diutarakan. Namun ketika kita tahu cara untuk mengunakanya dengan tepat, kata ini memiliki kemampuan hebat untuk mengubah hidup kita menjadi lebih baik.
Ebook ini menjelaskan kepada kita betapa pentingnya kata "tidak" . Walaupun terkesan sepele, tapi ini bisa bisa berpengaruh dalam kehidupan Anda. Mungkin Anda berat sekali untuk mengatakan kata " tidak "

jika dihadapkan dengan kondisi yang tidak memungkinkan . Artinya mengeluarkan kata "tidak" itu harus berdasarkan pemikiran yang matang, dalam kondisi yang tepat, dan cara penyampaian yang bagus. Untuk lebih jelasnya, silahkan download ebooknnya berikut ini

Kekuatan Kata Tidak

Minggu, 29 Januari 2012

Moga Bunda Disayang Allah

bidadari-bidadari surgaMoga Bunda Disayang Allah adalah novel yang ditulis oleh penulis yang sama dengan hafalan doa delisa dan novel bidadari-bidadari surga. penulis itu adalah Tere Liye.

Novel Moga Bunda Disayang Allah ini diterbitkan oleh Republika yang bercerita tentang kanak-kanak. Cerita ini diilhami dari kisah nyata Hellen Adams Keller. Keller lahir 27 Juni 1880 di Alabama. Ia sebenarnya tidak terlahir buta dan tuli ( sekaligus bisu), hingga usia 19 ketika keterbatasan itu datang. Ibunya membawa Hellen menemui Alexander Graham Bell yang saat itu sedang menangani anak-anak tuli. Bell, menyarankan Hellen dan ibunya ke Institute Perkins for The Blind, di Boston. Institut ini lalu mengirimkan Anne Sullivan untuk menjadi guru Hellen.


Tahun 1980, Hellen mulai belajar bicara dengan menggunakan metode Tadoma. Metode Tadoma adalah metode berbicara menggunakan gerakan tangan, menyentuh bibir dan menyentuh leher. Ibu jari dibibir pembicara dan ketiga jari tengahnya menyentuh leher pembicara.Dalam Novel ini diceritakan seorang anak bernama Melati penderita buta dan tuli untuk bisa mengenali dunia, dan juga perjuangan seorang Pemuda bernama Karang untuk bisa keluar dari perasaan bersalah setelah kematian 18 anak didiknya dalam kecelakaan kapal.

ingin tahu kelanjutan novel ini, silakan di download semoga bunda disayang allah.
Bidadari-bidadari surga.

Selasa, 24 Januari 2012

Lepas Dari Penjara Pikiran

Lepas Dari Penjara Pikiran<br/>Pikir itu pelita hati. itu memang benar. tapi apabila kita berfikir sesuatu yang merusak, baiknya tiggalkan fikiran itu. Kali ini studio ebook menampilkan ebook dari novel Lepas Dari Penjara Pikiran. dari pada bicara gak jelas, berikut sinopsisnya.

Sinopsis: Mengapa sejumlah orang sepertinya bisa lebih mudah menangani situasi-situasi yang kompleks dan menantang dibandingkan dengan yang lain? Mengapa sejumlah orang lebih mampu menghadapi tantangan dibandingkan dengan yang lain?

Diterapkan, untuk pertama kalinya di Inggris, sistem terapis yang diciptakan psikiater sekaligus filosof yang memiliki reputasi internasional, Viktor E. Frankl ini mengulas cara menciptakan makna dan kepuasan pribadi di dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari Anda, dan meraih potensi tertinggi Anda!

Buku karya psikiater dengan reputasi dunia Viktor Frankl berjudul Man Search for Meaning merupakan buku terpenting di jaman modern. Buku, yang oleh Library of Congress disebut-sebut sebagai satu dari sepuluh buku yang paling berpengaruh di abad XX dan mengisahkan kehidupan pribadi Frankl dalam upayanya mencari alasan hidup di tengah situasi yang mencekam – kamp-kamp konsentrasi NAZI – ini telah menginsipirasi jutaan orang.

Di dalam bukunya Prisoners of Our Thoughts, Alex Pattakos – seorang murid yang sejak lama memelajari pemikiran-pemikiran Frankl, dan yang didorong olehnya untuk menulis buku ini – menunjukkan bagaimana pemikiran Frankl bisa membantu para pembaca menemukan makna di dalam kehidupan kerja sehari-hari mereka.

Disusun berdasarkan konsep karya-karya Dr. Frankl (dia menulis lebih dari 30 buku), Pattakos mengupas secara terperinci,
tujuh ‘Prinsip Inti’ yang dia sarikan dari karya Dr. Frankl:
(1) pilih perilaku Anda apa pun situasi yang dihadapi;
(2) berkomitmen pada sasaran-sasaran dan nilai-nilai yang bermakna;
(3) temukan makna dalam setiap momentum kehidupan;
(4) belajarlah melihat bagaimana Anda bekerja melawan diri sendiri; (5) amati diri Anda dari kejauhan untuk memperoleh wawasan dan sudut pandang, sekaligus untuk menertawakan diri sendiri;
(6) alihkan fokus perhatian Anda saat menghadapi situasi-situasi sulit; dan
(7) menjangkau keluar dari diri Anda dan buatlah perbedaan di dalam dunia. Melalui sejumlah cerita, contoh, dan latihan yang merangsang pikiran, Pattakos menerapkan masing-masing prinsip tersebut ke dalam berbagai situasi kerja, sehingga para pembaca bisa memahami langsung prinsip-prinsip tersebut sekaligus memplajari, kapan dan bagaimana menerapkannya.

Dengan mengetengahkan dan memperkenalkan kepada pembaca yang luas karya Dr. Frankl sebagai bahan acuan dasar, Prisoners of Our Thoughts membuka banyak peluang baru untuk menemukan makna pribadi melalui pekerjaan dan untuk menjalani hidup yang otentik.

Download Lepas Dari Penjara Pikiran

Senin, 23 Januari 2012

Download 9 ebook islami

alquran yang suciKemajuan iptek dan teknologi seharusnya bukan penghalang untuk kita tetap melakukan ibadah. Sambil anda berinternet ria seraya tak meninggalkan ibadah, kali ini Studio ebook mempromosikan beberapa ebook yang kami koleksi untuk anda baca.

ebook ini merupakan ebook islami yang harus diketahui oleh orang orang islam. agar kita bisa selamat dunia dan akhirat. Supaya anda tidak bingung bagaimaca caranya download silakan klik link berikut ini. Pilih ebook islami mana yang anda sukai kemudian anda download. link downloadnya berikut ini.



Selamat mendownload dan tetap ibadah.

  1. Kedudukan Al-Quran di Hati Muslim

  2. Toleransi Menurut Pandangan Al-Quran dan As-Sunah

  3. Untuk Saudariku Muslimah

  4. Wahai Puteriku

  5. Hukum Orang Yang Meninggalkan Sholat

  6. Keutamaan Sholawat Untuk Nabi

  7. Keutamaan  10hari Pertama Bulan Dzulhijjah

  8. Tuntunan Thaharoh dan Sholat

  9. Contoh kemusyrikan yang Membudidaya

Jumat, 18 November 2011

Buang Rasa Jenuh Anda

Buang Rasa Jenuh Anda
Buang Rasa Jenuh Anda - Ebook sederhana ini menguraikan hal hal apa saja yang mampu menyebabkan kejenuhan terhadap diri seseorang. Di ebook Buang Rasa Jenuh Anda ini juga di sertai pula tips tips tentang bagaimana cara kita mengatasi kejenuhan ketika hal tersebut mulai hadir dalam aktivitas kehidupan kita sehari hari.

Download ebooknya pelajari dan praktekkan isinya dengan mengklik tombol di bawah ini. tunggu sebentar maka ebook ini akan masuk ke komputer anda. jangan lupa di klik link dibawah ini.

Download ebook click in here

Senin, 17 Oktober 2011

Agar Siapa Saja Mau Melakukan Apa Saja Untuk Anda

Agar Siapa Saja Mau Melakukan Apa Saja Untuk Anda. Rahasia-rahasia psikologis dalam menguasai dan mempengaruhi setiap situasi agar anda tidak pernah lagi merasa tak berdaya.

Lelah kalah dalam persaingan? Tak sanggup lagi dimusuhi dan dibenci orang? Mau tahu cara memengaruhi dan menggerakkan orang lain lalu menjadi pemenang dalam setiap kompetisi? Bacalah buku ini setelah membaca hidupmu adalah sirkusmu.


Mendasarkan gagasannya pada prinsip-prinsip psikologis, David Leiberman menunjukkan cara mengendalikan situasi dan mengoptimalkan potensi diri dalam pergaulan, termasuk cara menjadi manusia efektif dalam situasi sulit. Ebook ini menawarkan berbagai strategi dan teknik untuk mengatasi masalah ketidakberdayaan, baik dalam pertemanan, pekerjaan, kompetisi, hubungan asmara, maupun dalam pemecahan situasi yang serba sulit atau bahkan berbahaya seperti perkosaan dan kekerasan fisik.

Strategi menjalani empat puluh keping situasi hidup yang dirajut dalam buku ini disusun berdasarkan moralitas yang berpijak pada prinsip “kebaikan yang lebih besar” untuk semua orang.

Setelah membaca buku Siapa Saja Mau Melakukan Apa Saja Untuk Anda, kesadaran diri Anda akan lebih tercerahkan, karena Anda merasa lebih berdaya dan mampu mengendalikan kehidupan Anda. Dan, sebagaimana dijanjikan oleh penulisnya, dengan menerapkan teknik-teknik di buku ini, Anda akan mampu mengarahkan nasib Anda dan mengambil manfaat penuh dari anugerah terbesar dalam kehidupan: kehendak bebas.

Inilah Kumpulan Taktik Psikologis Terhebat untuk Membuat Segala Sesuatu Berjalan Sesuai dengan Keinginan Anda

- agar siapa saja menganggap Anda menarik
- agar siapa saja melakukan nasihat Anda
- agar siapa saja bermurah hati kepada Anda
- agar siapa saja menjawab telepon Anda
- agar siapa saja menceritakan rahasianya dan mengaku apa saja kepada Anda
- agar berakhir semua makian kepada Anda
- agar Anda meraih keuntungan kilat dalam setiap hubungan

Download ebook Siapa Saja Mau Melakukan Apa Saja Untuk Anda

Selasa, 11 Oktober 2011

Panduan Bisnis Online

Tung Desem Waringin: Panduan Bisnis Online
Deskripsi ebook Panduan Bisnis Online:

Anda menggeluti dunia bisnis? sebaiknya baca ebook bermutu yang ditulis oleh TDW atau lengkapnya pak Tung Desem Waringin.

Dalam ini membahas bagaimana kita harus meningkatkan nilai tambah. karena dengan nilai tambah ini pula, maka produk kita akan laku dipasaran. dengan nilai tambah ini pula kita akan tahu alasan apa kita bisa memenangkan persaingan bisnis secara lebih nyata.

Michael Tracy  Dia cerita tentang IBM dan perusahaan yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11% dan 20%,dan terus tumbuh. Dan ada Jhonson n jhonson yang tumbuh selama 59 tahun bisnis nya terus tumbuh dan tumbuh terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.


Satu adalah murah, anda dengan operasional yang paling ringkes dan paling efisien anda bisa murah. Bisa seperti toko buku, satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala macam yang lainnya, yang kedua keunggulan berikutnya adalah unggul dalam mutu produk – produk anda, dahsyat luar biasa , mutunya lebih baik di banding yang lain, yang ketiga adalah servisnya atau pelayanannya. Hanya tiga menurut dia dan servis itu termasuk kecepatan...

Action Plan :
  1. Apa nilai tambah Perusahaan Anda?

  2. Bagaimana di banding dengan Perusahaan kompetitor?

  3. Buat nilai tambah yang dapat meningkatkan penjualan

Jika Anda ingin mendapatkan informasi lebih banyak lagi, Anda bisa mendapatkannya secara Gratis sebuah eBook TDW University – Business Session karya mentor no. 1 di Indonesia Tung Desem Waringin ini merupakan sebuah panduan untuk meningkatkan kekayaan Anda.

Download :

Download ebook Panduan Bisnis Online

Kamis, 11 Agustus 2011

9 Prinsip Sukses dari CEO Perusahaan Raksasa Virgin Group

9 Prinsip Sukses dari CEO Perusahaan Raksasa Virgin Group

9 Prinsip Sukses dari CEO Perusahaan Raksasa Virgin Group
Deskripsi 9 Prinsip Sukses dari CEO Perusahaan Raksasa Virgin Group:

Siapakah Richard Branson?

  1. Salah satu orang terkaya versi majalah Forbes

  2. Pemilik resort termegah di dunia

  3. Penakluk samudera atlantik dengan balon udara


Download 9 Prinsip Sukses dari CEO Perusahaan Raksasa Virgin Group:


Download ebook 9 Prinsip Sukses dari CEO Perusahaan Raksasa Virgin Group

Selasa, 12 April 2011

(Ebook) Manajemen Qolbu - AA Gym

Semenjak berpoligami, nama AA Gym seolah hilang ditelan bumi. Bahkan dikabarkan bisnis AA Gym turut mengalami kebangkrutan. Ibu-ibu yang semula suka jadi benci. Ngga terima? Mungkin saja. Stasiun televisi juga tak lagi mengundangnya.

Tapi aku tetap respect pada tokoh satu ini. Materi yang dibawakannya simpel tapi mengena. Menyindir secara halus namun tidak menggurui. Bahkan dosenku (almarhum) yang nonIslam mengaku rajin mengikuti ceramahnya yang dulu tayang hari minggu. Yakin deh, ngga cuma aku yang berkata "o, iya ya" kalo denger pengajiannya.


Buat kamu-kamu yang rindu pada AA Gym, nih ada ebook Manajemen Qolbu. Menjelang berakhirnya Ramadan, sudah seharusnya hati kita semakin tertata. Kalo belum, semoga ebook ini bisa ngasih kamu pencerahan. Sebelum menuju lokasi, nyanyi ini dulu yuk:

Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Ilahi

Bila hati kian lapang
hidup susah terasa senang
Walau kesulitan menghadang
dihadapi dengan tenang

Tapi bila hati sempit
segalanya jadi rumit
Seakan hidup terhimpit
lahir batin terasa sakit
Download ebook click in here

Minggu, 12 Desember 2010

Ebook Rahasia Pengusaha Sukses

Ebook Rahasia Pengusaha Sukses
Ebook Rahasia Pengusaha Sukses - Pengusaha sukses. semua orang ingin menjadi pengusaha sukses. Nah dalam ebook ini akan diberikan banyak pengetahuan, tips dan cara untuk meraih kesuksesan, khususnya untuk menjadi pengusaha yang sukses.

Selain itu diberikan pula 10 langkah untuk menjadi sosok entrepeneur yang berhasil, 14 rahasia buka usaha, cara menyusun kelayakan usaha, kiat - kiat pemasaran, 45 cara promosi efektif, 15 cara mendapatkan penghasilan ekstra, kunci sukses usaha, cara investasi yang tepat, serta tips - tips untuk menjadi pengusaha.

Tertarik untuk membaca keseluruhan isi dari ebook rahasia sukses ini, silakan download. cara downloadnya mudah cukup klik link dibawah ini, anda akan diarahkan ke halaman redict tunggu sebentar sampai link downloadnya muncul. trus klik dah. :)

Download ebook click in here